Hidup… hal yang patut untuk disyukuri

Setiap kelahiran, adalah suatu kesempatan kehidupan yang diberikan Allah SWT pada makhluknya. untuk itu, kelahiran disambut dengan suka cita, karena adanya generasi yang meneruskan dan memperjuangkan hidup.

Sudah selayaknya, mengasuh, menjaga dan mendidik dan membimbing generasi penerus disiapkan dengan penuh kasih sayang sebagai ikatannya.

Alhamdulillah, sejauh ini, daku patut bersyukur dengan apa yang dialami saat ini, sebagai ibu dari 3 anak yang lucu dan sehat. menjaga melindungi mereka sampai mereka dewasa adalah harapan seorang ibu pastinya.

5 tahun terakhirhidupku tercurah buat mereka, melahirkan dan membesarkan sampai mereka cukup sehat sebagi ukuran anak kecil. Tahapan selanjutnya, daku ingin memastikan bahwa mereka bisa mengikuti tahapan tumbuh kembang sesuai umurnya. memastikan mereka “bisa” dan tanpa memaksakan kehendak sebagai orangtua menjadi harapanku selanjutnya.

Baiklah, 5 tahun berlalu, kegiatan hamil dan melahirkan rasanya sudah dulu. tanpa terasa, Berat Badan (BB) cukup bertambah secara signifikan.

  • Tahun 2000-2004, ketika masih kuliah S2 ,BBku masih seputaran 50-52 kg,
  • Tahun 2004 BBku naik jadi 55 kg, mungkin karena senang udah gak mikirin kuliah lagi kali yaa.
  • Sampai tahun 2005 ketika menikah, BBku sudah 58kg! Tapi masih cuek saja, karena proses hamil, melahirkan dan menyusui sampai BBku menjadi 62-65kg setelah lahir anak pertama.
  • Tahun 2008 di bulan Agustus, start BBku 65kg mulai hamil anak kedua.
  • Tahun 2009, anak kedua umur 6 bulan, aku positif hamil kembali anak ketiga, dan BBku berkisar antara 68 kg!!

Awalnya, aku gak terganggu dengan BBku yang segitu 🙂 karena kebetulan, temanku 1 kantor ada 2 oran (gak usah disebutin namanya ya) punya BB yang sama denganku.. yang ke-1 masih single, dan yang ke-2 baru punya anak 1. Lah, aku udah punya anak 3, BBnya sama dengan mereka, yaah..  gpp lah yaa,, hahaha 😀

Tapi…..

Aku mulai merasakan gak nyaman, ketika tugas ke Ambon, bertemu dengan salah seorang teman lama yang kaget banget liat kenaikan BBku.. udah 9 tahun tak bertemu, so kaget melihat badanku yang udah mulai gemuk.

Rasanya pengen kembali ke masa lalu dimana badanku emang ideal. 🙂

Trus, beberapa kali asal naik kereta kalau berangkat kerja, aku ditawarin bangku khusus ibu hamil… Oh No.. Saya tidak sedang hamil, dan tidak berencana untuk hamil lagi, sudah cukup anak 3, kapan membesarinnya, kalau aku hamil mulu.. dan memang pengennya cukup 3 saja.

So.. brukk… aku kembali pada kenyataan, bahwa memang gemuk itu tidak sehat, rentan pada berbagai macam penyakit. Aku ingin masih cukup sehat ketika anak-anakku dewasa, mendampingi mereka itu menjadi harapanku selanjutnya.

So, aku termasuk orang yang gampang gaul, baik tua atau yang muda, aku juga punya teman yang usianya diatas 45-an. Ketika aku tanya, “Bu, katanya life begin the 40’s ya?” Mereka jawab.. “Siapa bilang?, kalau udah umur 40 tahun, penyakit pada datang semua. Hadewh..

Baiklah, kalau dulu aku selalu punya target dalam hidup, seperti, selesai kuliah S1 dulu baru kerja, tapi karena asik berorganisasi akhirnya jadi lanjut kuliah S2. Tapi tetep, pengen punya kerja dulu baru nikah. Trus, target punya anak 3 saja sebelum umur 35 tahun. Alhamdulillah, Allah kabulkan semua..

Walaupun, ternyata menjadi ibu sejati, yang dirumah saja ngurusin anak-anak, tetap menjadi bayang-bayang. Namun, balik mikir, memangnya mau dikasih makan apa? perlu biaya untuk itu semua.  Pangeran impian itu tidak pernah ada, kalau pun ada, pangeran tidak akan hidup selama-lamanya.  So, life must go on..

Demi niatan menjaga kesehatan, melihat anak-anak tumbuh besar dengan kondisi kita yang masih prima. Lebih utama lagi, niat karena mensyukuri yang telah Allah SWT berikan kepadaku. Maka aku putuskan untuk menurunkan BBku kembali ke Berat ideal semula.

Kalau aku perlu 8 tahun untuk menaikkan semuanya, maka, aku butuh usaha dan kesabaran untuk menurunkannya kembali. Bismillah.. Do’ain juga ya..

 

 

 

Renungan

Banyak hal yg sudah aku lalui..
Memang.. Tidak mungkin kita merengkuh semuanya di dunia yg tak abadi ini..
Kita bahagia justru dari hal-hal yg kita miliki..
Bersama orang-orang yang kita sayangi dan kasihi..
Disitulah bahagia..

Mataram.. 8 Juni 2011

Hal kecil yang memudahkan rencana

Kadang kita menganggap, kita bisa segalanya dalam mewujudkan sesuatu yang kita inginkan. Tapi, seringkali kita gagal mewujudkan mimpi-mimpi kita.  sehingga semua tinggal impian atau mimpi yang tidak jadi nyata.

Umur terus bertambah, detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun berlalu tanpa kita sadari.. wusssssssssss……………

tiba-tiba, kita sadar kok masih duduk disini? kok masih mengerjakan hal yang sama dengan 6 tahun yang lalu? sementara beban-beban lain bertambah banyak, menyesakkan dada.. Huuuuufffts….

Kalau tidak cepat-cepat mengatasi ini, cepat atau lambat, penyakit akan datang, Yah.. bermula dari target-target kecil yang tidak tercapai tadi.

Makanya, penting membuat perencanaan dari apa yang kita inginkan. Dalam Islam, beberapa hal kecil dapat memudahkan rencana-rencana kita.

  1. Dimulakan dengan Bismillah. Niatkan semuanya karena Allah.
  2. selanjutnya kita berusaha, istiqomah, bersungguh-sungguh dalam menghadapi semuanya.
  3. Menanamkan kebaikan-kebaikan kecil dalam proses tadi yang mengiringi langkah kita dalam berusaha. Apapun! Tetaplah berbuat baik dan bersyukur. Ketemu dengan banyak orang, senyum, sapa, salam. Ada punya sedikit uang, bisa bantu, bersedekahlah! mengangkat duri yang ada di jalan, dan kebaikan-kebaikan kecil, yang cukup kamu saja yang tahu, dan hanya mengharapkan balasan dari Allah SWT semata. Memberikan nasehat-nasehat kebaikan. Tidak sombong, tidak menghina, tidak menyakiti hati orang lain. Pastilah, kehadiranmu selalu dirindukan orang lain.
  4. Ucapkan Alhamdulillah. selalu bersyukur, maka rezekimu akan di tambah.
  5. Selalulah berdo’a, tidak lupa sholat dan ibadah sunnah lainnya.

InsyaAllah.. semua akan berjalan lancar.

Amiiin…

 

 

Jajan Qaqa

Obrolan tadi Pagi:

Iqa: “Bunda, iqa minta uang jajan doonk”

Bunda ngasih 5.000.

Iqa: “Bunda, 2.000 aja, (sambil mengembalikan duit 5.000)

Bunda: “emang Iqa tahu ini duit berapa?

Iqa: “Tahu, duit 5.000, tapi iqa maunya 2.000 aja..”

Bunda: “Baguslah kalau begitu.”

Bunda senang donk anaknya jajan cuma sekedar keinginannya saja. kadang kita orang tua suka memberi lebih, padahal anak-anak cuma butuh sedikit koq..

Welkome, Wellcome halaaah..

Udah tahun 2011 aja!!!

artinya udah berapa lama aku gak nge-blog? emang sih sekarang zamannya FB-an, Twitter-an, tapi kok lama-lama mereka bosan juga yaa? kadang, emang karena gak terkumpul jadi satu seperti di blog ini.

Tuh kan, terbukti banyak juga yang mampir di blogku ini, meski jadul tetep paling manjur. yang mengobati rasa, rasa apaa coba..

Yups, semoga janji-janji untuk update blog bisa di penuhi. amiiiin..

apa perkembangan diriku yang terakhir? hihihi.. udah nambah momongan lagi?? Yup, beneeer bgt.. ini anak yang ke-3.. kali ini Baby Boy come to the world.. Namanya Raihan Albiruni Wahyuddin (Sabtu, 3 Juli 2010). Berarti udah ada saingan ayahnya, sekarang yang paling ganteng ya si Ibon ini.. Weits, kenapa Ibon? karena insyaAllah, ini yang bontot.. hehehe… udah cukuplah ya, 3 anak hari gini udah banyak loh.. orang-orang masih 1 , daku produktif banget 5 tahun dapat 3…

Tapi, emang rata-rata semua temen-temenku pengennya punya anak kalo bisa 3, karena udah rame, ya Alhamdulillah, daku bisa memenuhi harapan itu. Lagi pula tahun ini akunya udah 35 tahun, sudah cukuplah untuk berreproduksi, sekarang plan ke depan gak nambah momongan dulu, tapi nambahin uang saku buat masa depan krucilku yang lucu-lucu..

Amin, amin, doa’keun ya supaya usaha daku lancar jaya.. dan sukses mengemban amanah mengantarkan cita-cita mereka..

 

 

hiiiiiiii……

udah lama banget gak ngapdate.. akhirnya udah pindah rumah dan udah lahiran, my baby is girl… so nice.. Raisha Adeela Wahyuddin… was born on Friday April, 17.2009 by normally… 🙂

Image140 now, sekarang udah 7 bulan donk bentar lagi…